Apa tujuannya IPA diajarkan secara Terpadu??

IPA SMP dulunya diajarkan secara terpisah-pisah kedalam fisika dan biologi. Mulai KTSP 2006 IPA SMP diajarkan secara terpadu, meskipun guru dilapangan belum siap, karena guru dilapangan adalah sarjana fisika dan biologi. Sedangkan kampus pendidikan belum mencetak sarjana IPA Terpadu yang menguasai bidang fisika dan biologi. Pembelajaran IPA Terpadu tetap digulirkan meski banyak ketidaksiapan dari pengajar dan sekolah, karena pembelajaran IPA Terpadu memiliki tujuan-tujuan yang baik, antara lain:

  • Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran

Dalam Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang harus dicapai peserta didik masih dalam lingkup bidang kajian energi dan perubahannya, materi dan sifatnya,  dan  makhluk  hidup  dan  proses  kehidupan.  Banyak  ahli  yang menyatakan  pembelajaran  IPA    yang  disajikan  secara  disiplin  keilmuan
dianggap  terlalu  dini  bagi  anak  usia  7-14  tahun,  karena  anak  pada  usia ini  masih  dalam  transisi  dari  tingkat  berpikir  operasional  konkret  ke berpikir abstrak.  Selain  itu,  peserta  didik  melihat  dunia  sekitarnya  masih secara holistik. Atas dasar itu, pembelajaran IPA  hendaknya disajikan dalam bentuk yang  utuh  dan  tidak  parsial.  Di  samping  itu  pembelajaran  yang disajikan terpisah-pisah  dalam  energi  dan  perubahannya,  makhluk  hidup dan  proses kehidupan,  materi  dan  sifatnya,  dan  bumi-alam  semesta memungkinkan adanya tumpang tindih dan pengulangan, sehingga membutuhkan waktu dan energi yang lebih banyak, serta membosankan bagi peserta didik. Bila konsep yang tumpang tindih dan pengulangan dapat dipadukan, maka pembelajaran akan lebih efisien dan efektif.  Keterpaduan bidang  kajian  dapat  mendorong  guru  untuk  mengembangkan kreativitas tinggi  karena  adanya  tuntutan  untuk  memahami  keterkaitan antara   satu materi   dengan   materi   yang   lain.   Guru   dituntut   memiliki kecermatan, kemampuan  analitik,  dan  kemampuan  kategorik  agar  dapat memahami keterkaitan atau kesamaan materi maupun metodologi.

  • Meningkatkan minat dan motivasi.

Pembelajaran terpadu memberikan peluang bagi guru untuk mengembangkan situasi  pembelajaan  yang  utuh,  menyeluruh,  dinamis,  dan  bermakna  sesuai dengan harapan dan kemampuan guru, serta kebutuhan dan kesiapan peserta didik.  Dalam  hal  ini,  pembelajaran terpadu  memberikan  peluang  bagi pengembangan   ilmu   pengetahuan   yang   berkaitan   dengan   tema   yang disampaikan. Pembelajaran  IPA  Terpadu  dapat  mempermudah  dan  memotivasi  peserta didik untuk mengenal, menerima, menyerap, dan memahami keterkaitan atau hubungan  antara  konsep  pengetahuan  dan  nilai  atau  tindakan yang  termuat dalam tema tersebut.  Dengan model pembelajaran yang terpadu dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari, peserta didik digiring untuk berpikir luas dan mendalam  untuk  menangkap  dan  memahami  hubungan  konseptual  yang disajikan  guru.  Selanjutnya  peserta  didik  akan  terbiasa  berpikir  terarah, teratur,  utuh,  menyeluruh,  sistimik,  dan  analitik.  Peserta  didik  akan  lebih
termotivasi  dalam  belajar  bila  mereka  merasa  bahwa  pembelajaran  itu bermakna  baginya,  dan  bila  mereka  berhasil  menerapkan  apa  yang  telah dipelajarinya.

  • Beberapa Kompetensi Dasar dapat dicapai sekaligus.

Model  pembelajaran  IPA    terpadu  dapat  menghemat  waktu,  tenaga,  dan sarana,  serta  biaya  karena  pembelajaran  beberapa  kompetensi  dasar dapat diajarkan    sekaligus.    Di    samping    itu,    pembelajaran    terpadu   juga menyederhanakan  langkah-langkah  pembelajaran.  Hal  ini  terjadi  karena adanya  proses  pemaduan  dan  penyatuan  sejumlah  standar kompetensi, kompetensi  dasar,  dan  langkah  pembelajaran  yang dipandang  memiliki kesamaan atau keterkaitan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s